© 2019 trusvation .  All rights reserved.

konsultan pajak dan accounting software di Indonesia.

  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Cari
  • trusvation

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Online dari Nol?


Mau berbisnis online tapi bingung bagaimana cara memulainya? Tenang, kalian tidak sendiri. Kebingungan yang kalian alami merupakan langkah awal dari sebuah rasa ingin tahu, dan keingintahuan akan mendorong kalian untuk mencari tahu.

Memulai suatu bisnis, tentu saja kalian harus memikirkan cara mencari modal yang tentu saja tak sedikit. Belum lagi harus menentukan pasokan produk, berkompetisi dengan bisnis lain yang telah memulai lebih dulu, atau memikirkan untung ruginya.

Supaya kalian tidak pusing bagaimana memulai bisnis, berikut cara memulai bisnis online dari nol yang sebaiknya kalian simak supaya bisa segera memulai bisnis tersebut.


1. Mulai dengan Riset Pasar

Langkah pertama dan utama yang sering diabaikan, tapi berdampak signifikan bagi kelangsungan bisnis kalian yaitu melewati riset pasar. Kebanyakan pebisnis pemula memulai dari apa yang disukai, bukannya apa yang dibutuhkan.

Riset pasar akan kebutuhan konsumen ini penting, sebab produk yang kalian jual pada akhirnya akan bermuara di tangan konsumen, sesuai dengan yang konsumen butuhkan. Satu yang perlu kalian lakukan yaitu mau lebih banyak mendengar.

Jadilah pebisnis yang mau mendengar apa yang dibutuhkan dan menjadi pemecah masalah yang dibutuhkan banyak orang. Semisal di lingkungan kalian lebih butuh selimut, untuk apa kalian jualan kulkas, hanya karena kalian suka jualan kulkas.

Cara termudah dan termurah untuk riset pasar yaitu memanfaatkan relasi kalian dengan teman atau keluarga. Coba dengarkan produk atau jasa apa saja yang dibutuhkan. Kemudian kalian susun berbagai kemungkinan dengan membuat daftar calon produk yang hendak dijual.


2. Pertimbangkan Riset Kompetitor

Setelah tahap riset produk rampung, coba cari tahu keberadaan pesaing atau kompetitor yang sekiranya nanti bisa menyaingi laju bisnis kalian. Pasar yang baik bukan dengan meniadakan kompetitor, tapi berkompetisi secara sehat.

Untuk mencari tahu keunggulan dan kekurangan kompetitor, kalian bisa mengintip bagaimana cara kompetitor memasarkan produknya via online. Kalian bisa mencarinya di marketplace, media sosial, maupun website-nya.

Setiap kompetitor pasti memiliki keunggulan sehingga banyak konsumen yang menyukai produknya. Tapi tak jarang pula yang memiliki titik kelemahan yang sekiranya bisa kalian manfaatkan dengan menawarkan keunggulan produk online kalian.

Misalnya, keunggulan kompetitor yaitu menawarkan produk dengan harga murah tapi kemasan tidak bagus. Sebaliknya tawarkan keunggulan produk kalian yang memiliki kemasan bagus. Harga yang sedikit lebih mahal, biasanya jadi pertimbangan konsumen kalau produknya berkualitas.


3. Tentukan Produk yang Ingin Dijual

Selesai riset, cara memulai bisnis dari nol berikutnya yaitu coba tentukan produk yang hendak dipasarkan. Untuk menghemat waktu, saat riset kalian bisa menabung beberapa calon produk yang akan dijual. Sehingga dapat dengan mudah menentukan mana yang lebih cocok.

Produk yang hendak dijual mestilah sesuai dengan hasil riset sebelumnya. Kalaupun toh bukan apa yang dibutuhkan, pikirkan juga bagaimana cara agar produk yang kalian tawarkan menjadi apa yang diinginkan, seperti misal produk yang sedang tren di pasaran.


4. Berburu Supplier

Untuk menentukan pihak mana saja yang ingin kalian ajak kerja sama mejadi pemasok stok kalian, iseng mencari gudang supplier rasanya tak ada yang salah. Tapi ada yang perlu dipertimbangkan, apalagi kalau supplier berada sangat jauh dari kalian.

Bisnis kalian tidak akan dimulai kalau kalian terpaku mencari supplier yang cocok. Cocok atau tidaknya supplier bisa kalian evaluasi saat kerja sama sudah kalian dapatkan. Jangan menutup diri cuma mengandalkan produk dalam negeri.

Bekerja sama dengan supplier luar negeri bisa menjadi nilai positif untuk memperlebar relasi bisnis. Tapi tak semua produk yang bagus itu berasal dari luar negeri. Kalian bisa saja mencari supplier produk lokal yang barangkali di tangan bisnis kalian, produk itu bisa sampai ke luar negeri.


5. Tentukan Sistem Penjualan

Pada awal usaha, pertama, pertimbangkan juga untuk memakai sistem dropshipper di awal penjualan. Lewat sistem ini, kalian bahkan bisa memulai dari modal minim yang kalian miliki. Dan segala kerumitan pengemasan berada di tangan pihak distributor.

Keuntungan menjadi dropshipper yaitu kalian tak perlu menyimpan stok barang. Tetapi kalian harus jeli saat menentukan distributor yang mengirimkan produk kalian ke konsumen. Jangan sampai distributor yang salah, kalian yang menjadi sasaran komplain konsumen.

Pilihan kedua, kalian boleh memilih menjadi reseller, tapi kalian harus punya setok barang di gudang sendiri. Risiko yang terjadi yaitu jika produk itu tidak laku, maka akan terus menumpuk di gudang sampai kalian bosan dan memikirkan cara untuk menyingkirkannya.

Opsi ketiga kalian bisa memakai sistem pre-order. Sayangnya, tak semua konsumen mau bersabar dengan cara ini, apalagi kalau produk yang sedang di-pre-order masih dalam tahap diproduksi. Juga, tak semua produk yang dijual adalah barang pre-order.


6. Buat Branding Produk

Pemilihan nama untuk memberi branding dalam bisnis online kalian harus sangat dipikirkan matang-matang. Banyak yang berpikir bahwa apa artinya nama, sehingga membuat pemilihan branding ini terkesan main-main dan justru menurunkan kredibilitas kalian sebagai pelaku usaha.

Jangan sampai kalian biarkan itu terjadi. Untuk mengantisipasinya, gunakan nama yang cocok dengan produk kalian dan buat konsumen selalu ingat dengan nama itu. Itu tak hanya berlaku bagi produk yang original hasil tangan kalian sendiri.

Jika kasusnya adalah reseller produk akhir, maka kalian wajib menentukan nama toko yang bagus dan sesuai. Nama toko ini nantinya akan kalian gunakan sebagai nama hosting dan domain, nama akun media sosial, atau nama toko di marketplace.


7. Kencangkan Ikat Pinggang, Mulai Gencarkan Promosi

Kalau kalian memiliki dana usaha yang cukup, membangun website sangat disarankan untuk menambah kredibilitas kalian sebagai pelaku usaha. Syukur-syukur kalau kalian punya keberanian menyetok produk sendiri.

Website ini yang nantinya menjadi pusat bisnis online kalian. Dengan mudah, kalian bisa memasarkan produk dengan memberi banyak pilihan kepada konsumen. Review dan rating adalah cara kalian mendengar aspirasi konsumen untuk perkembangan bisnis kalian.

Setelah website selesai, sudah saatnya kalian mengabarkan berita toko online kalian di media sosial, media tempat desas-desus yang gampang diembus. Lakukan saja satu per satu, tak harus serentak semua akun media sosial kalian memajang bisnis usaha.

Kemudian untuk melebarkan sayap, kalian boleh mendaftarkan diri di marketplace yang sudah terkenal kredibilitasnya. Untuk memaksimalkan promosi, kalian jangan segan-segan menggunakan optimasi mesin pencari di toko online kalian.


8. Buat Rekening Khusus untuk Bisnis

Dalam rangka menyusun manajemen keuangan di bisnis online, kalian sudah harus membiasakan diri untuk memisahkan harta pribadi dan harta hasil usaha. Jangan sekalipun mencampur-adukkan harta pribadi dan hasil usaha kalian.

Setelah bisnis kalian berjalan, jangan pernah bosan untuk terus berinovasi. Jangan pernah puas terhadap hasil yang kalian dapatkan hari ini, terus uji semangat kalian sampai kesuksesan menjadi pebisnis online terhampar di depan mata.

0 tampilan