© 2019 trusvation .  All rights reserved.

konsultan pajak dan accounting software di Indonesia.

  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Cari
  • trusvation

Apa Saja Bisnis UMKM Makanan Ringan yang Menjanjikan?



Kalian hobi mengemil? Kalian pasti juga suka menimbun amunisi cemilan beragam jenis demi jadi penggaduh malam yang sepi. Kalaupun tak sepi, kehadiran cemilan sudah pasti memeriahkan keluarga dan sahabat yang tengah kumpul bersama.

Dari hobi mengemil, kenapa tak kembangkan saja ide membuat bisnis UMKM makanan ringan? Bukan cuma kalian punya stok cemilan tak terbatas, tapi juga kalian menyenangkan yang lain. Tak hanya itu, kalian bisa untung berkali lipat.

Wajar saja, bukankah makan adalah kebutuhan paling purba dan primer? Apalagi makanan ringan yang beredar di pasaran harganya semeriah produknya. Seribu dua ribu sudah dapat sebungkus. Beli borong pun tak takut kantong bolong. Semua senang semua kenyang.

Bicara soal bisnis UMKM makanan ringan, yang namanya kuliner tak pernah ada matinya. Seperti amoeba, semakin dibelah bukannya mati malah makin banyak. Kecuali bisnis makanan pakai formalin, harus terima kebangkrutan saat kena razia polisi.

Membangun bisnis UMKM makanan ringan ini kalian tak perlu modal berjuta-juta. Tak perlu juga kalian sewa lahan untuk produksi dan pemasaran. Kalian cuma perlu tahu bagaimana cara memasarkan produk kalian lewat warung makan atau toko swalayan.

Soal rasa dan kuantitas memang jadi nilai jual, tapi untuk menyentuh konsumen kali pertama, kemasannya pun harus dibuat kekinian dan semenarik mungkin. Bermodal kecil tapi untung selangit, berikut ini adalah rekomendasi bisnis UMKM makanan ringan yang menjanjikan.


1. Keripik Singkong

Makanan ringan legendaris dan paling laris ini adalah keripik singkong. Mungkin kalian belum lahir saat keripik singkong lebih dulu jadi makanan ringan terfavorit setanah air. Siapa yang tak kenal singkong? Negara tropis adalah pabriknya.

Tak heran, keripik singkong pun kini banyak diproduksi oleh pabrik besar dan dikemas sangat menarik. Pemasarannya pun sampai ke luar negeri. Tapi gembungnya kemasan yang kalian beli tak sebanding dengan isi. Tak sampai separuh kemasan terisi.

Untuk menjawab kekecewaan itu, kalian bisa mencuri kesempatan dengan membuka bisnis kecil-kecilan. Produksi keripik singkong yang sama enaknya, dikemas dengan sama menariknya, isi tidak ngibuli, dan tentunya harga terjangkau.


2. Keripik Talas

Umbi-umbian yang berwarna putih kekuningan ini tak mau kalah renyah dibanding singkong. Serupa dengan lobak, tapi talas punya kulit warna cokelat berserat dan dilingkari cincin sebagaimana tumbuhan berdaun bersisik.

Kalian bisa memasok bahan baku dari petani talas seperti di Bogor, Malang, Pinrang dan lain sebagainya. Talas ini termasuk tumbuhan beriklim sejuk, sehingga biasanya dibudidayakan di dataran tinggi.

Cara mengolahnya pun mudah, kalian bisa menggorengnya seperti membuat keripik singkong. Iris tipis talas, direndam bumbu halus bawang putih dan garam, lalu goreng di minyak panas. Tiriskan minyak sebelum dikemas dan dipasarkan.


3. Keripik Pisang

Bisnis UMKM makanan ringan selanjutnya adalah keripik pisang. Rupanya, pisang mencoba menyaingi keripik lain yang didominasi rasa gurih. Pisang menawarkan rasa gurih renyah dengan citarasa khas pisang yang ada manis-manisnya.

Tapi kini keripik pisang tak cuma dikreasikan jadi satu jenis varian rasa. Pun tak melulu digoreng. Kalian bisa memakai oven supaya rasanya lebih gurih dan tahan lama. Tak perlu juga kalian boros belanja minyak goreng dan mendorong sawit tumbuh subur di hutan Kalimantan.

Cara mendapat bahan baku pun tak sulit mengingat Indonesia berada di iklim tropis yang memungkinkan pisang berkembang biak. Kalian bisa panen sewaktu-waktu. Namun kalian harus jeli membedakan jenis pisang yang cocok untuk dibuat keripik.

Untuk produksi keripik, kalian bisa memakai pisang ambon, pisang nangka, pisang tanduk, dan pisang kepok. Dari ketiganya pun hanya pisang kepok yang jadi favorit pembuatan keripik karena rasanya yang manis gurih dan tekstur yang padat berisi.


4. Keripik Tempe

Saat bakteri tempe mulai terbentuk, aroma khas tempe menguar sampai ke ubun-ubun. Begitu tempe berada di fase sempurna, citarasa kian menggoda. Bahkan ketika jadi tempe busukpun, tempe tetap bisa dimasak sebagai penyedap rasa alami.

Memenjarakan citarasa tempe yang tak ada duanya ini kalian bisa berkreasi membuat keripik tempe yang omzetnya sangat menjanjikan. Pasalnya, keripik tempe tak cuma berfungsi sebagai cemilan di kala senggang, tapi juga teman makan selain kerupuk.

Membuatnya pun tak terlalu sulit. Tempe yang sudah jadi diiris tipis dan pelan supaya tekstur tidak rusak. Setelah ditaburi bumbu dan adonan tepung, tempe digoreng. Sebelum keripik dikemas, lebih dulu diberi varian rasa.

Sedikit tips jika kalian tertarik membuat bisnis UMKM makanan ringan keripik tempe, sebaiknya memproduksi tempe sendiri ketimbang beli jadi. Selain biaya produksi lebih murah, kalian bisa menjamin kualitas produk kalian.


5. Keripik Tahu

Sepupuan dengan tempe, tahu berasal dari tumbuhan yang sama yaitu kedelai. Jika kalian berniat menekuni bisnis ini, tahu yang digunakan adalah jenis tahu pong. Tahu berwarna kuning kecoklatan yang dalamnya nyaris tak ada isinya sehingga disebut ‘kopong’.

Istimewanya tahu pong adalah mudah menguliti karena punya kulit alot daripada tahu putih biasa yang mudah sekali diiris. Setelah kulit tahu disiapkan, lumuri dengan adonan tepung maizena beserta bumbu sebelum akhirnya masuk wajan penggorengan yang panas.

Dibandingkan dengan jenis keripik umbi-umbian yang melegenda itu, usaha makanan ringan keripik tahu terbilang baru, di mana kalian bisa masuk membuka peluang bisnis dan bisa meraup keuntungan berlebih.


6. Sale Pisang

Lagi-lagi pisang berunjuk kebolehan dalam kontes kulineran, khususnya makanan ringan. Pisang bisa diolah jadi makanan apa saja, termasuk sale pisang. Kalian pasti menyukai cemilan satu ini sebab rasa manis menggoda bahkan saat gigitan pertama.

Mengolah sale pisang tak terbilang sulit. Kalian cuma perlu tahu jenis pengolahannya, yaitu dengan cara tradisional pengasapan kayu, pengasapan belerang, dan memakai natrium bisulfit. Supaya sale pisang jadi kering, kalian harus menjemur di bawah matahari atau di atas tungku.

Jenis pisang yang dibuat sale pisang pun beragam. Sama seperti membuat keripik, pisang nangka, pisang kepok, dan pisang tanduk menjadi langganan produksi sale pisang. Pilih pisang yang telah matang betul supaya menghasilkan rasa yang manis, gurih, dan sensasi sedikit asam.


7. Kuaci

Kalian ingin jadi problem solver dan pendukung program diet pencegah kolesterol dan lemak berlebih dalam sepaket kecil bernama makanan ringan? Tenang, ada caranya. Kalian cuma perlu membudidayakan bunga matahari dalam sepetak lahan.

Kalau memang tak punya lahan, kalian bisa memasok biji bunga matahari dari berbagai supplier di Indonesia. Rata-rata sudah dipasarkan di situs e-commerce dengan harga terjangkau.

Camilan yang teramat menyibukkan serta melelahkan ini ternyata punya kandungan gizi di dalamnya, tak cuma menekan bertambahnya berat badan, tapi juga membantu mengatasi darah tinggi, mencegah asma, dan penyakit jantung.

Cara membuatnya pun tak susah. Sebelum dipanggang, lebih dulu kalian rendam air supaya tidak terlalu kering. Lalu rendam air garam semalaman. Selesai perendaman, tiriskan, lalu masukkan oven disertai kertas roti untuk melapisi loyang.


Bagaimana, sudah ada ide buat membangun bisnis UMKM makanan ringan yang menjanjikan?

0 tampilan