CALL US TODAY FOR A CONSULTATION

+62 821 2607 8588

9 Strategi UMKM yang Baru Berkembang Supaya Lebih Dikenal

Diperbarui: Jun 8

Kalian punya bisnis UMKM yang baru saja rilis tapi takut tidak tahan banting bersaing dengan produk lain? Memang tak mudah bersaing di pasar global, terutama bisnis baru dan termasuk dalam golongan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Tapi jangan salah, semut memang kecil, tapi kalau jumlahnya banyak bisa menumbangkan musuh sebesar gajah. Sama seperti semut, bisnis UMKM tidak berdampak besar kalau sendirian, tapi kalau eksistensinya masif, mampu menopang pertumbuhan ekonomi.

Lalu, apakah kalian masih pakai metode apa adanya dalam mengembangkan bisnis UMKM kalian? Bagimana mungkin bersaing dengan pasar global? Beberapa strategi UMKM yang baru berkembang mungkin perlu kalian manfaatkan agar membuat bisnis UMKM kalian jadi lebih dikenal pasar.


1. Lakukan Survey Tempat atau Lokasi yang Sesuai

Semestinya survey lokasi sudah kalian lakukan sebelum usaha UMKM kalian berdiri. Tapi bisa saja kalian melakukannya secara spontan, dan hanya memanfaatkan tempat yang sudah ada seperti rumah atau tempat tinggal kalian, misalnya.

Tak apa, kalian tak perlu memutar waktu ke masa lalu. Ke depannya kalian mungkin bisa kembali survey lokasi untuk pegembangan bisnis kalian sebagai strategi UMKM yang baru berkembang. Kalian bisa pindah lokasi bisnis atau malah membuka cabang.

Sebelum kalian tentukan lokasi, cari tahu apakah lokasi yang kalian maksud sesuai dengan usaha kalian, seperti minat konsumen, tingkat keramaian, prediksi konsumen yang tertarik dengan produk kalian, dan aksesbilitas yang mudah bagi konsumen maupun supplier.


2. Tentukan Produk yang Diminati Konsumen

Adakah yang salah dengan ini, menjual kulkas sementara akses listrik terbatas di suatu tempat? Yang benar saja, bagaimana mungkin bisa laku. Hal yang sama juga mesti kalian terapkan saat menentukan produk apa saja yang ingin kalian lempar di pasaran.

Langkah yang perlu kalian lakukan adalah cari tahu tentang selera pasar, tren pasar, dan peluang. Jangan lupa juga buat kualitas produk kalian sekelas dengan produk yang beredar di pasar global.


3. Tentukan Harga yang Masuk Akal

Setelah penentuan produk selesai, hal yang krusial dan tak kalah penting adalah menentukan harga. Harga yang diharapkan konsumen adalah yang masuk akal dan tentu saja terjangkau. Namun kalian juga harus menimbang apakah kalian dapat mengalami kerugian saat menentukan harga.

Saat menentukan harga ada tiga pilihan, kalian bisa menghitung biaya produksi ditambah 30% keuntungan, atau berdasarkan harga kompetitor. Kalian bisa riset harga dan menentukan harga di bawah kompetitor tapi dengan kualitas sama tingginya untuk menarik konsumen.

Selain itu, kalian juga bisa mematok harga berdasar permintaan konsumen. tapi tentu juga harus berdasar biaya produksi. Kalian harus meningkatkan harga jual agar tetap untung kalau harga yang diminta konsumen dibawah harga produksi.


4. Ikuti Ragam Acara Pameran dan Festival

Demi eksistensi, kalian harus rajin ikut acara pameran dan festival bisnis. Dengan cara ini produk kalian dapat dikenal luas dengan usaha pemasaran yang terjangkau tanpa banyak keluar biaya. Adapun manfaat lainnya kalian bisa saling mengenal vendor, kompetitor, dan pelanggan.

Supaya strategi UMKM yang baru berkembang ini efektif, pilihlah yang sesuai dengan produk kalian. Misal produk kalian berhubungan dengan kuliner maka bergabunglah dengan jenis pameran atau festival kuliner.


5. Bangun Relasi antar Sesama Pengusaha atau Wirausahawan

Tak ada salahnya kalian membuka tirai pertemanan dengan sesama pengusaha. Jangan pernah menutup diri karena dalam berbisnis kalian tak seorang diri. Bangunlah relasi yang banyak, sebab peluang bisnis kalian juga tebuka lebar, sejalan dengan strategi UMKM yang baru berkembang.

Poin penting ketika kalian punya banyak relasi adalah kalian bisa mendapat banyak vendor terpercaya dan pelanggan setia. Tak cuma itu, kalian bisa lebih mendapat informasi bisnis yang tentunya jadi penyemangat pengembangan bisnis kalian.

Ikut berbagai acara pameran bisnis, seminar dan bergabung dengan komunitas bisnis sejenis adalah cara kalian mendapat banyak relasi. Intinya, seringlah srawung.


6. Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Sebagai upaya mengembangkan bisnis kalian agar lebih dikenal luas, punya Sumber Daya Manusia (SDA) atau karyawan berkualitas tentu jadi nilai tambah. Karyawan tak hanya bekerja untuk gaji buta yang kalian berikan, tapi juga berkontribusi aktif terhadap kemajuan bisnis kalian.

Sebelum semua jadi terlambat, mulai sekarang kalian harus mencari bibit berbakat yang mampu mendongkrak kualitas bisnis kalian. Jangan pernah ragu membuka lowongan dan menyeleksi calon karyawan yang menurut kalian cocok bekerja di UMKM kalian.

Beberapa kenalan dan kerabat mungkin memberi kalian referensi calon karyawan, tapi sebisa mungkin tolak secara halus jika ternyata calon karyawan tidak punya skill dan kompetensi yang sesuai. Dengan setuju referensi itu, bukankah kalian menyuburkan ladang nepotisme?


7. Tingkatkan Mutu Pelayanan

Poin paling penting dalam strategi UMKM yang baru berkembang adalah meningkatkan mutu pelayanan setelah peningkatan mutu karyawan. Pasalnya, karyawan berkualitas akan meningkatkan pelayanan berkualitas juga, tapi tentu tergantung bagaimana cara kalian melatihnya.

Apa saja yang dapat kalian perbaiki dari pelayanan yang dirasa kurang bagus? Coba dengarkan kritik dan saran konsumen. Dari beragam kritik, tak semua bersifat membangun. Maka kalian harus jeli. Perbaiki apa yang membuat konsumen tak nyaman dengan pelayanan kalian.


8. Manfaatkan Fungsi Media Sosial dan Marketplace dalam Promosi

Beruntunglah kalian membangun UMKM di era digital, kalian dibuat mudah dengan media promosi yang tak hanya murah tapi juga sangat efektif dalam menarik konsumen. Keberadaan marketplace dan media sosial sangat berpengaruh dalam mempertemukan kalian dengan pelanggan.

Terlebih, kebiasaan konsumen yang cenderung aktif di media sosial jadi sasaran empuk buat kalian yang ingin mengenalkan produk lewat konten yang menarik. Dan fenomena berbelanja digital kini secara tidak langsung telah mengubah pola hidup.


9. Ikuti Perkembangan Teknologi dalam Bisnis

Sebagaimana media promosi, tentunya kalian tak mau dianggap ketinggalan zaman kalau tak memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini, mulai dari membangun website, bergabung di marketplace, dan mendekati konsumen lewat media sosial.

Kecepatan media promosi tentu juga harus diimbangi tata kelola keuangan yang memanfaatkan teknologi. Dalam membuat laporan keuangan, kalian tak lagi harus direpotkan pencatatan dan penghitungan manual yang sudah pasti banyak terjadi human error.

Hadirnya teknologi software akuntansi yang beredar, tentu memudahkan kalian dalam membuat laporan keuangan. Resiko data hilang dan perhitungan yang tidak akurat tentu tak lagi jadi soal, sebab setiap software kini selalu mem-backup data yang tersimpan.

Kelebihan lainnya adalah irit tempat. Bayangkan jika kantor bisnis kalian sudah cukup sesak menampung banyak karyawan, harus ditambah sesak dengan banyaknya dokumen laporan keuangan yang tiap waktu selalu bertambah.

0 tampilan
  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

#CobaKonsultasiAja